Rabu, 15 Agustus 2012

Cara Ampuh Membuka Situs Yang Diblokir Telkomsel


Mohon maaf sebelumnya jika artikel saya kali ini akan menimbulkan pro dan kontra. Situs yang diblokir oleh Telkomsel atau penyedia layanan lainnya bukan tanpa tujuan. Situs yang identik dengan situs porno diblokir dengan tujuan keamanan, agar tidak bisa diakses oleh orang yang tidak tepat, misalnya anak di bawah umur.
Dengan teknik-teknik tertentu, sebenarnya situs ini masih bisa diakses.
Tapi belakangan, Telkomsel semakin ketat melakukan pengamanannya. Terbukti dari cara yang awalnya bisa menjadi tidak bisa. Orang sibuk mencari cara bahkan sampai menciptakan sebuah software hanya demi mengaksesnya. Bagaimana jika software tersebut malah merusak komputer Anda? Bagaimana jika cara-cara yang Anda tempuh tidak berhasil juga? Bagaimana jika Anda  kehilangan banyak waktu untuk mencari sebuah cara? Bagaimana jika cara yang Anda pakai malah memperburuk kinerja jaringan atau pengaturan-pangaturan lainnya?
Baiklah, sekarang saya akan mulai dengan sebuah ilustrasi sederhana.
Di sebuah kampung yang banyak ternak berkeliaran, tinggallah pak Amir, seorang saudagar yang kerjanya menyewakan sepeda motor kepeda siapa saja yang membutuhkan. Dengan pertimbangan keamanan, motor-motor yang disewakannya diatur supaya larinya tidak melebihi 10 km/jam. Suatu hari, datanglah Ariel, seorang pemuda yang akan menyewa motor pak Amir. Pak Amir pun mengijinkan. Tanpa sepengetahuan pak Amir, Ariel yang suka mengebut ini membawa motor pak Amir ke bengkel motor ‘Mas Arul’ untuk mengubah setelan motor agar bisa lari di atas 100 Km/jam. Mas Arul pun melakukannya. Selesai dengan setelannya, Ariel kemudian mencoba motor tersebut untuk mengebut. Di sebuah jalan sempit, dia menabrak seekor ayam (maya, dibaca) yang sedang mencari makan, ayam  dan dia sendiri mengalami luka-luka. Tapi Ariel masih tak peduli, dia kembali mengebut dan kali ini yang dia tabrak adalah seekor cecurut (cut tari, dibaca) yang sedang menyeberang jalan, keduanya juga terluka.
Nah, dari sepenggal ilustrasi di atas, siapakah yang bersalah? Pak Amir sebagai pemilik sepeda motor (Telkomsel sebagai pemilik jaringan)? Atau bengkel motor ‘Mas Arul’ yang menyetel motor pak Amir menjadi kencang (Bl0g saya yang memberi tahu cara membuka situs yang diblokir Telkomsel)? Ataukah Ariel yang menggunakan motor secara mengebut (Seseorang yang membuka situs yang diblokir)? Atau juga si ayam dan cecurut yang  berada di jalanan sembarangan (korban dari kejahatan seseorang yang membuka situs yang diblokir)?
Nah, untuk Anda yang ingin bebas mengakses situs yang diblokir (ingin menggunakan motor untuk mengebut), ikuti saran saya:
1.  Gunakan jaringan lain selain milik Telkomsel (gunakan motor lain selain milik pak Amir).
2.  Tidak berada di wilayah Indonesia (tidak berada di kampung yang banyak ternak berkeliaran).
3.  Tidak bertanya cara membuka situs yang diblokir ke blog saya, karena saya juga akan menanggung resikonya misalnya blog saya ikut diblokir (tidak bawa motor ke bengkel motor ‘Mas Arul’ karena bengkel bisa ditutup).
Secara logika saja, telkomsel berusaha mengamankan para pengunanya dari hal-hal negatif situs-situs tersebut dengan cara memblokirnya. Kemudian seseoarang memberi tahu cara membuka situs-situs tersebut secara publishing. Apakah Telkomsel tidak marah? Padahal saya sendiri adalah pengguna jaringan Telkomsel.
Memang tidak selalu situs-situs tersebut memberi efek negatif. Pada situasi tertentu akan menghadirkan efek positif juga. Tapi semua tergantung dari penggunanya.
Untuk para pembaca yang  berharap megetahui cara membuka situs yang diblokir dari blog ini, sekali lagi saya mohon maaf karena tidak bisa mempublishing caranya, tetap dengan pertimbangan keamanan pula. Karena tidak ada jaminan bahwa yang membaca artikel ini adalah orang yang tepat, dalam arti orang yang sudah berumah tangga dan tahu benar konsekuensinya.
Anda sebagai generasi muda, masih banyak dunia yang perlu Anda selami dengan Internet, ketimbang Anda menghabiskan waktu untuk sesuatu yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Hanya itulah yang bisa saya sampaikan.  Salam sukses.

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | SharePoint Demo